Berita, Laporan Kejadian, Pengumuman|

TANA PASER – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser mencatat sebanyak 87 insiden berhasil ditangani sepanjang Februari 2026. Dari jumlah tersebut, 82 kejadian merupakan layanan penyelamatan non-kebakaran (rescue), sementara 5 kejadian lainnya adalah kebakaran.

Sebagai perbandingan, pada Januari 2026 tercatat 89 kejadian yang ditangani, terdiri dari 80 layanan rescue dan 9 kejadian kebakaran. Dengan demikian, terjadi penurunan total 87 kejadian pada Februari. Meski angka kebakaran menurun dari 9 menjadi 5 kasus, permintaan layanan rescue mengalami kenaikan signifikan.

Wilayah dengan laporan tertinggi pada Februari berada di Kecamatan Tanah Grogot dengan 68 kejadian. Jenis penanganan didominasi evakuasi satwa liar seperti 27 evakuasi ular dan 16 pemusnahan sarang tawon vespa. Selain itu, petugas juga menangani 8 pohon tumbang, pelepasan cincin, evakuasi kunci dan kendaraan, dengan total 517 jiwa berhasil diselamatkan dari berbagai kondisi darurat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser, Muhammad Lukman Darma, S.STP., M.Si menyampaikan bahwa tren kenaikan laporan rescue menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Damkar.

“Jika dibandingkan Januari, Februari mengalami peningkatan cukup signifikan, khususnya pada layanan rescue. Ini menjadi indikator bahwa masyarakat semakin responsif melaporkan kondisi darurat dan semakin memahami peran Damkar,” ujarnya.

Meski frekuensi kebakaran menurun, peristiwa di RT 003 Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis pada 26 Februari 2026 menjadi tragedi terbesar bulan ini. Kebakaran yang terjadi di dekat kios BBM tersebut menghanguskan 34 rumah rusak berat dan 11 rumah rusak ringan. Sebanyak 57 Kepala Keluarga (173 jiwa) terdampak, dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp9,65 miliar.

Menurut Lukman, tragedi tersebut harus menjadi pelajaran bersama.

“Penurunan jumlah kebakaran bukan berarti kita lengah. Musibah di Muara Adang adalah peringatan keras bahwa potensi bahaya bisa muncul dari hal kecil. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama membangun budaya sadar keselamatan,” tegasnya.

Disdamkar Kabupaten Paser menegaskan komitmennya menjaga response time, memperkuat edukasi pencegahan kebakaran, serta mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya melalui Emergency Call Telp (0543) 21113 dan Wa. 0812 191 21113.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Close Search Window